Tuesday, December 11, 2018

Penggunaan Cloud Computing berbasis IaaS pada Proxmox VE dengan menggunakan Ubuntu Server 16.04 sebagai Web Server & Mail Server dan FreeNAS sebagai NFS Server oleh Hakim Ata Attaturk


Cloud Computing
 

   Komputasi awan (Cloud Computing) adalah gabungan pemanfaatan teknologi komputer (komputasi) dan pengembangan berbasis Internet (awan). Awan (cloud) adalah metafora dari internet, sebagaimana awan yang sering digambarkan di diagram jaringan komputer. Sebagaimana awan dalam diagram jaringan komputer tersebut, awan (cloud)dalam Cloud Computing juga merupakan abstraksi dari infrastruktur kompleks yang disembunyikannya. Ia adalah suatu metoda komputasi di mana kapabilitas terkait teknologi informasi disajikan sebagai suatu layanan (as a service), sehingga pengguna dapat mengaksesnya lewat Internet (di dalam awan) tanpa mengetahui apa yang ada didalamnya, ahli dengannya, atau memiliki kendali terhadap infrastruktur teknologi yang membantunya. Menurut sebuah makalah tahun 2008 yang dipublikasi IEEE Internet Computing “Cloud Computing adalah suatu paradigma di mana informasi secara permanen tersimpan di server di internet dan tersimpan secara sementara di komputer pengguna (client) termasuk di dalamnya adalah desktop, komputer tablet, notebook, handheld, sensor-sensor, monitor dan lain-lain.”

Komputasi awan adalah suatu konsep umum yang mencakup SaaSWeb 2.0, dan tren teknologi terbaru lain yang dikenal luas, dengan tema umum berupa ketergantungan terhadap Internet untuk memberikan kebutuhan komputasi pengguna. Sebagai contoh, Google Apps menyediakan aplikasi bisnis umum secara daring yang diakses melalui suatu penjelajah web dengan perangkat lunak dan data yang tersimpan di server. Komputasi awan saat ini merupakan trend teknologi terbaru, dan contoh bentuk pengembangan dari teknologi Cloud Computing ini adalah iCloud.

Tiga jenis layanan itu adalah SaaS (Software as a Service), PaaS (Platform as a Service), IaaS (Infrastructure as a Service):
  • Software as a Service (SaaS)
Layanan Cloud pada jenis ini disediakan dalam bentuk perangkat lunak. Contoh dari SaaS adalah Google Apps (Docs, Spreadsheet, dll), Office 365, dan Adobe Creative Cloud. Pada Layanan SaaS pengguna layanan hanya perlu menggunakan aplikasi tersebut tanpa harus mengerti dan mengurus bagaimana data disimpan atau bagaimana aplikasi tersebut di maintenance, karena hal tersebut merupakan service yang disediakan penyedia layanan.
Keuntungan:
  • Pengguna dapat langsung memanfaatkan layanan secara gratis atau dengan bayar biaya sewa tanpa harus mengeluarkan investasi untuk membuat sendiri (in-house development) atau membeli lisensi yang relatif mahal.
  • Ketersediaan dan reliabilitas aplikasi terjamin oleh penyedia layanan. Pengguna hanya perlu fokus pada data miliknya. Perangkat yang dibutuhkan oleh pengguna juga hanya komputer dan internet.
Kerugian:  
  • Pengguna tidak memiliki kendali penuh atas aplikasi yang disewa. Pengguna tidak dapat dengan seenaknya mengubah fitur-fitur yang disediakan karena SaaS bersifat multi-tenant sehingga fitur-fitur yang dibuat adalah fitur yang umum (tidak bisa spesifik terhadap kebutuhan pengguna tertentu). Pada beberapa aplikasi, kustomisasi dapat dilakukan dengan skala dan fungsi yang terbatas.
 ·         Platform as a Service (PaaS)
Layanan Cloud pada jenis ini disediakan dalam bentuk platform yang dapat dimanfaatkan pengguna untuk membuat aplikasi diatasnya. Contoh PaaS adalah Amazon Web Service, Microsoft Azure, Facebook, dll. Hal-hal yang dapat dilakukan pengguna layanan PaaS adalah membangun aplikasi, upload aplikasi, testing, dan mengatur konfigurasi.
Keuntungan:
  • Pengguna dapat membuat aplikasi sendiri dengan banyak fitur yang sudah tersedia seperti keamanan platform, OS, sistem database, web server, dan framework aplikasi. Pengguna dapat lebih fokus pada pengembangan aplikasi
  • Fitur utama dari PaaS biasanya adalah skalabilitas yang tinggi. Ketika aplikasi yang kita upload mulai digunakan oleh banyak user maka secara otomatis layanan PaaS akan menskalakan aplikasi kita menjadi lebih baik dalam melayani pengguna aplikasi kita. Sedangkan ketika aplikasi kembali sepi, maka akan diskalakan ulang sehingga biaya yang dibayarkan benar-benar sesuai dengan yang kita gunakan saat itu.
Kerugian:
  • Fitur keamanan yang disediakan oleh layanan PaaS adalah keamanan platform, bukan keamanan aplikasi  kita. Jadi kita tetap harus memperhitungkan resiko keamanan dari aplikasi kita sendiri. 
  • Infrastructure as a Service (IaaS)
Layanan Cloud jenis IaaS pada dasarnya adalah fisik kotak server dan komputer virtual. IaaS menyediakan perusahaan dengan sumber daya komputasi meliputi server, jaringan, storage dan ruang data center.  
Keuntungan:
  • Pengguna tidak perlu membeli komputer dan peralatannya secara fisik, melakukan pemeliharaan rutin, dan melakukan konfigurasi perangkat.
Kerugian:
  • Pengguna harus terhubung ke Internet untuk menggunakannya, serta jika membutuhkan penambahan sumber daya harus menghubungi pihak penyedia layanan
  • Pengguna mengurus sendiri OS, keamanan, aplikasi, database, framework, dll. karena yang disediakan hanya server dan jaringan.
Berikut visualisasi dari penjelasan diatas:

Secara umum kerugian penggunaan Cloud Computing adalah pengguna harus terhubung ke Internet serta kerahasiaan dan keamanan data yang kita letakkan di Cloud tersebut. Tetapi penggunaan Cloud Computing juga memiliki banyak manfaat seperti kemudahan akses (hanya dengan terhubung ke jaringan internet), efisiensi biaya, fleksibilitas yang tinggi, serta kemudahan untuk monitoring dengan adanya interface yang biasanya juga diberikan oleh penyedia layanan Cloud Computing.


Proxmox VE
 

Apa itu Proxmox ?
Proxmox VE adalah solusi manajemen yang lengkap terbuka virtualisasi sumber untuk server. Hal ini didasarkan pada virtualisasi KVM dan virtualisasi berbasis kontainer dan mengelola mesin virtual, penyimpanan, jaringan virtual, dan HA Clustering.

Fitur kelas enterprise dan antarmuka web yang intuitif dirancang untuk membantu Anda meningkatkan penggunaan sumber daya yang ada dan mengurangi biaya hardware dan pengadministrasian waktu - dalam bisnis serta digunakan di rumah & Anda dapat dengan mudah virtualisasi bahkan yang paling menuntut Linux dan Windows & beban kerja aplikasi. Kuat dan Ringan Proxmox VE adalah perangkat lunak open source, dioptimalkan untuk kinerja dan kegunaan. Untuk fleksibilitas maksimum, kami menerapkan dua teknologi virtualisasi - Kernel-based Virtual Machine (KVM) danwadah-virtualisasi.

Open Source


Proxmox VE menggunakan kernel Linux dan didasarkan pada distribusi Debian GNU / Linux. Kode sumber dari Proxmox VE dirilis di bawah lisensi GNU General Public Affero, versi 3 (GNU AGPL, v3). Ini berarti bahwa Anda bebas untuk memeriksa kode sumber setiap saat atau berkontribusi pada proyek sendiri. Menggunakan perangkat lunak open source menjamin akses penuh ke semua fungsi - serta keamanan yang tinggi dan kehandalan. Setiap orang didorong untuk memberikan kontribusi sementara Proxmox memastikan produk selalu memenuhi kriteria kualitas profesional




Ubuntu


Ubuntu  merupakan salah satu distribusi Linux yang berbasiskan Debian dan didistribusikan sebagai perangkat lunak bebas. Nama Ubuntu berasal dari filosofi dari Afrika Selatan yang berarti “kemanusiaan kepada sesama”. Ubuntu dirancang untuk kepentingan penggunaan pribadi, namun versi server Ubuntu juga tersedia, dan telah dipakai secara luas.
Proyek Ubuntu resmi disponsori oleh Canonical Ltd. yang merupakan sebuah perusahaan yang dimiliki oleh pengusaha Afrika Selatan Mark Shuttleworth. Tujuan dari distribusi Linux Ubuntu adalah membawa semangat yang terkandung di dalam filosofi Ubuntu ke dalam dunia perangkat lunak. Ubuntu adalah sistem operasi lengkap berbasis Linux, tersedia secara bebas, dan mempunyai dukungan baik yang berasal dari komunitas maupun tenaga ahli profesional.

FreeNAS
FreeNAS adalah software (operating system) berbasis FreeBSD dan OpenZFS yang dibuat untuk kebutuhan sharing data melalui jaringan atau Network Attached Storage (NAS). FreeNAS dimanajemen menggunakan interface web, karena sudah berbentuk sistem operasi maka dapat diinstal pada hardware langsung maupun pada virtualisasi.

FreeNAS merupakan jalan alternatif yang memudahkan kita untuk membangun pusat data (datacenter) sekaligus memudahkan kita untuk share dan mengakses data-data tersebut. Selain itu, FreeNAS juga mempunyai fitur unggulan yaitu ZFS / Z File System yang digunakan untuk protect, backup dan store data kita supaya aman. FreeNAS ter-license dibawah BSD License. FreeNAS diimplementasikan dimana-mana, mulai dari Home Office, Small Business sampai dengan skala Enterprise.


Tata Cara Menggunakan dan Proses Penggunaan Cloud Computing berbasis IaaS pada Proxmox VE dengan menggunakan Ubuntu Server 16.04 sebagai  Web Server & Mail Server dan FreeNAS sebagai NFS Server

Tahapan-tahapan Instalasinya dimulai dari Instalasi Proxmox lalu keterhubungan Ubuntu Server sebagai Mail Server dan Web Server lalu diakhiri dengan FreeNAS sebaga NFS Server

Langkah Pertama adalah :

1.      Melakukan Instalasi Proxmox VE


2.      Mengizinkan peraturan yang dimiliki dari system


3.      Langkah-langkah selanjutnya dapat anda lihat langsung di web teman saya https://instalasi-proxmox.blogspot.com/2018/12/instalasi-proxmox-ve-52-oleh-mar-qosim.html


Melakukan instalasi Ubuntu Server di dalam Proxmox yang seharusnya dilakukan, dikarenakan terkendala PC maupun laptop yang digunakan oleh kami, kami menggantinya dengan penginstallan diluar. Anda bisa menerapkan penginstallan Ubuntu Server 16.04 di dalam Proxmox

Langkah Kedua adalah Penginstallan ubuntu Server, didalam Instalasi ini terdapat beberapa perbedaan, dimana penginstallan LAMP Server langsung dilakukan di awal :

1.      Melakukan Instalasi Ubuntu Server 16.04




2.      Pemilihan Bahasa yang digunakan



3.      Lokasi daerah kita melakukan penginstalan



4.      Konfigurasi keyboard dideteksi otomatis atau tidaknya, silahkan pilih no lalu pilih yang sesuai dengan keyboard English



5.      Memasukkan Full Name User yang akan anda ingat.



6.      Memasukkan username yang mudah untuk diingat pada saat anda log in.



7.   Memasukkan password , direkomendasikan menggunakan password yang sering digunakan agar lebih dimudahkan untuk diingat.



8.   Konfigurasi jam yang sesuai konfigurasi bawaan atau tidak, anda bisa memilih Yes dikarenakan lebih memudahkan anda untuk mendapatkan jam sesuai jadwal.



9.  Pembagian Partisi, nah pembagian partisi ini yang perlu diingat adalah ketentuan pembagian partisi yakni  untuk swap adalah 2x RAM yang anda gunakan, lalu sisanya bisa anda gunakan sebagai data memori pada umumnya.



10.  Nah, disini kita langsung melakukan instalasi sekaligus semuanya, dimulai dari LAMP SERVER, MAIL SERVER hingga Standard System Utility.



11.  Memasukkan password untuk mysql-server dengan password yang mudah diingat.



12. Setelah selesai penginstallan maka log in terlebih dahulu sebagai user yang didaftarkan lalu menuju akses root lalu memasuki konfigurasi settingan IP untuk dirubah IP yang tersedia.



13.  Isilah IP Address yang ada sesuai konfigurasi dibawah ini, nah untuk konfigurasi IP bisa bebas   sesuai kemauan Anda.



14.  Lalu Anda harus melakukan restart pada networking yang sudah anda konfigurasi sebelumnya,   nah untuk melakukan restart penyimpanan konfigurasi ini sedikit berbeda pada umumnya. Yakni   dengan perintah : /etc/init.d/networking restart



15.  Lalu anda bisa mengkonfigurasi IP pada PC yang terhubung dengan anda maupun PC yang sudah terinstall dengan proxmox sebelumnya dengan cara menambah 1 IP user setelahnya



16.  Langkah terakhir memastikan Instalasi Web Server anda sudah terhubung.



17.  Memastikan Instalasi Mail Server anda sudah terhubung.


Langkah Ketiga adalah Penginstallan FreeNAS sebagai NFS Server :

1.     Nah untuk melakukan Konfigurasi FreeNAS di dalam Proxmox masih dalam tahap pembuatan, ditunggu ya wahai pembaca setia kita.

104 comments:

  1. Alhamdulillah sangat membantu terimakasih..

    ReplyDelete
  2. Sangat membantu sekali terimakasih

    ReplyDelete
  3. Alhamdulillah sangat membantu, terima kasih🙏

    ReplyDelete
  4. Sangat bermanfaat 👍
    Izin share yaaa

    ReplyDelete
  5. makasih min, ditunggu postingan selanjutnya👍

    ReplyDelete
  6. Replies
    1. This comment has been removed by a blog administrator.

      Delete
  7. Sangat membantu👌🏻 terimakasih

    ReplyDelete
  8. Infonya sangat bermanfaat dan membantu, ditunggu kelanjutanyya
    Terima kasih

    ReplyDelete
  9. Izin share ya min..
    Postingannya sangat membantu 😊

    ReplyDelete
  10. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  11. infonya sangat membantu kali,, izinkan saya share dan copas yaa

    ReplyDelete
  12. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete
  13. Terimakasih minilmunya. Sangat bermanfaat

    ReplyDelete
  14. Trimakasih untuk info ilmunya, sangat bermanfaat sekali min😁

    ReplyDelete
  15. Sangat membantu...
    Izin share...

    ReplyDelete
  16. Waaa mantull sekaleeee��������

    ReplyDelete
  17. Terimakasih atas infonya min, mudah dimengerti dan jelas.

    ReplyDelete
  18. Sangat membantu sekali, Terimakasih banyak info nya min

    ReplyDelete
  19. Wah terimakasih bro bermanfaat sekali ilmunya, udah lama ni nyari yg beginian!

    ReplyDelete
  20. bisa jadi referensi nih,thankyou mas👍

    ReplyDelete
  21. Mantap min, ditunggu artikel selanjutnya

    ReplyDelete
  22. Gan, fungsi install mail server untuk cloud apa ya gan?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nah sebagai server yang akan terhubung dalam system komputasi awannya. Jadi sistem pembagian datanya lebih rapi

      Delete
  23. manapp gan, ditunggu informasi berikutnya 👍

    ReplyDelete
  24. Ntap jiwa. Bermanfaat min 👍👍👍

    ReplyDelete
  25. Manntul gan sangat membantu. 👍

    ReplyDelete
  26. Cloud computing, nambah ilmu sangat bermanfaat

    ReplyDelete
  27. Terima kasih infonya sangat membantu

    ReplyDelete
  28. Terimakasih, sangat membantu��������

    ReplyDelete
  29. Terimakasih informasinya, sangat membantu.

    ReplyDelete
  30. informasi yang menarik.
    Terima Kasih

    ReplyDelete
  31. terimakasih infonya min.....
    untuk menambah ilmu silahkan kunjungi blog saya juga ya min
    https://apriliarahayu15.blogspot.com/

    ReplyDelete
  32. Mantap gann , semoga makin ganteng seperti orang yang komen

    ReplyDelete
  33. etdahh susah kali cari kolom komenn bnyaka amat yg komen hihi btw keren ni blog thanks ya min

    ReplyDelete
  34. Mntap gan lanjut kan, di tunggu tutorial nya selanjut nya, walaupun saya dari kedokteran

    ReplyDelete